Sobat pasti sering mendengar istilah Prosesor (dalam bahasa inggris "Processor"), ada juga yang menyebutnya dengan CPU, whatever lah dengan apa menyebutnya, yang jelas sobat harus tau masalah ini kalau ingin membeli smartphone biar gak ketipu n gak nyesal dikemudian hari.
Teknologi berkembang pesat banget, keadaan ini ikut mempengaruhi kehebatan prosesor smartphone saat ini, baik itu yang menjalankan OS Android, iOS, Blackberry, dan Windows Phone. Ada beberapa Prosesor yang saat ini menjadi primadona di kalangan smartphone : Qualcom Snapdragon, Nvidia Tegra, OMAP 3, Cortex-A9.
5 Prosesor Terkenal Smartphone Android
1. Qualcom Snapdragon
Prosesor garapan Qualcom diberi nama dengan Snapdragon, untuk smartphone kelas atas biasanya pasti menggunakan prosesor buatan Qualcom. Sejarahnya kita mulai dari Snapdragon 200, 400, 600 dan yang terakhir Snapdragon 800 yang pertama kali dicicipi oleh Phablet besutan Sony Mobile, Xperia Z Ultra dan diikuti Samsung Galaxy S4. Berikut perbandingan kemampuan Prosesor Snapdragon.
- Snapdragon 200 : Kecepatan proses Hingga 1,4 GHz Quad Cortex A5, GPU Andreno 203, Kamera 8 Megapiksel, Video HD 720p (30/15 fps), USB 2.0, Bluetooth 3.0
- Snapdragon 400 : Kecepatan Hingga 1,7 GHz, GPU Andreno 305, Kamera 13 Megapiksel, Video HD 1080p, USB 2.0, Bluetooth 4.0
- Snapdragon 600 : Kecepatan Hingga 1.9 GHz Quad Krait 300, GPU Andreno 320, Kamera 21 Megapiksel, Video HD 1080p, USB 2.0, Bluetooth 4.0
- Snapdragon 800 : Kecepatan 2,3 GHz Quad Krait 400, GPU Andreno 330, Kamera 55 MP, Video 4k x 2k UHD pengambilan video/pemutaran, USB 3.0/2.0, Bluetooth 4.0
2. Nvidia Tegra
Bisa dikatakan sebagai rival berat Qualcom Snapdragon, hampir dapat dipastikan semua smartphone yang menyisipkan Chiset Nvidia Tegra adalah Smartphone kelas premium. Sampai saat ini Nvidia Tegra sampai pada kelas Tegra 4i, berikut tingkatannya.
- Nvidia Tegra 2 : Kecepatan Dual-Core 1.2 GHz ARM Cortex-A9, RAM 1 GB, GPU ULP GeForce, Kamera 12 MP, Video (1080p)
- Nvidia Tegra 3 : Kecepatan 1.7 GHz single core /1.6 GHz quad-core, RAM 2 GB, GPU ULP GeForce 3x dibanding Tegra 2, Kamera 32 MP, Video (1080p), 3D Stereo
- Nvidia Tegra 4 : Kecepatan (4+1) 1.9 GHz ARM Cortex-A15, RAM 4 GB, Custom GPU Core, Kamera dengan fitur HDR preview, instant HDR photos, HDR video, HDR burst, HDR Flash, dan HDR Panorama.
3. OMAP
Mendengar nama OMAP mungkin sedikit asing ditelinga sobat tiponer, ane jugaOMAP sampai saat tulisan ini dibuat udah masuk generasi ke 5, berikut ini daftar lengkapnya
- OMAP 3 : Kecepatan 1 GHz ARM Cortex A8, GPU POWERVR™ SGX 2D/3D, Kamera 12 MP
- OMAP 4 : Kecepatan 1.5 GHz Dual Core Cortex A9, GPU POWERVR™ SGX54x, Kamera 20 MP
- OMAP 5 : Kecepatan 1.7 GHz Dual Core Cortex A15, GPU POWERVR™ SGX544-MPx, Kamera 24 MP
4. Exynos
Salah satu prosesor garapan samsung yang sampai saat ini sudah masuk generasi ke 5 yang disebut Exynos 5 Octa, Prosesor ini digunakan oleh samsung galaxy S4, smartphone flagship samsung saat ini. Ane gak ngebahas prosesor sebelumnya, kepanjangan. Kita bahas fitur Exynos 5 Octa aja yah
Yah, nangis, hahaha,,, ya udah kita bahas dari awal deh.
- Exynos 3 : Kecepatan 1.2 GHz Single-core ARM Cortex-A8, GPU PowerVR SGX540
200 MHz - Exynos 4 : Kecepatan 1.6 GHz Quad-core ARM Cortex-A9, GPU Mali-400 MP4 (Quad-Core) 440 MHz
- Exynos 5 : Kecepatan 1.6–1.8 GHz quad-core ARM Cortex-A15, GPU PowerVR SGX544MP3 (Tri-Core) at 533 MHz
5. Mediatek or biasa disebut MTK
Serinya udah banyak banget, ane lagi males nulis silahkan liat gambar dibawah ini yang ane como dari wikipedia. Pahami sendiri yahBukan MTK singkata dari pelajaran waktu SD itu loh ya "Matematika", ini "Mediatek" salah satu perusahaan yang kabarnya saat ini menduduki posisi ke-3 setelah Qualcom dan Exynos yang berperan penting memproduksi Prosesor untuk smartphone berbasis Android.
Ada lagi nich yang ketinggalan,
PXA
Processor ini merupakan produk dari marvell, sekalipun jarang dipakai namun processor tersebut juga dipakai pada smartphone baik perangkat android maupun platform lain. Processor tersebut juga menggunakan teknologi SoC. Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang PXA family, anda dapat membaca pada official site Marvell.
System On a Chip (SoC)
Processor pada android menggunakan SoC, apakah SoC tersebut?
Sebuah SoC, atau sistem-on-a-chip, mengintegrasikan hampir semua komponen ke dalam sebuah chip silikon tunggal.
Seiring dengan CPU, sebuah SoC biasanya berisi GPU (prosesor grafis), memori, USB controller, sirkuit manajemen daya, dan radio nirkabel (WiFi, 3G, 4G LTE, dan sebagainya). Sedangkan CPU tidak dapat berfungsi tanpa puluhan chip lain, itu mungkin untuk membangun smartphone hanya dengan SoC tunggal.
Perbedaan CPU dan SoC
Keuntungan dari SoC adalah ukurannya selain itu SoC mengandung lebih banyak fungsionalitas. Jika anda menggunakan CPU, akan sangat sulit jika anda menggunakan CPU dan beberapa chip pendukung lain pada smartphone yang ukurannya relative kecil, kita dapat menempatkan komputer lengkap di smartphone dan tablet , dan masih memiliki banyak ruang untuk baterai jika menggunakan SoC.
Karena tingkat integrasi yang sangat tinggi, SoC juga menggunakan daya yang lebih sedikit, selain itu jika anda menggunakan CPU, maka anda memerlukan sejumlah chip fisik berarti bahwa itu jauh lebih murah untuk membangun sebuah smartphone dengan menggunakan SoC dibanding CPU. Beberapa penjelasan lanjut dapat anda baca pada wikipedia.
Sering kali kita mendengar istilah ARM, apakah ARM?
ARM adalah kepanjangan dari Advanced RISC Machine, yakni arsitektur prosesor yang menggunakan prosesor RISC 32-bit dan dikembangkan oleh ARM Limited. Arsitektur prosesor ARM banyak digunakan oleh perangkat genggam mengingat fitur-fiturnya yang dibuat optimal untuk perangkat genggam, seperti fitur hemat energinya yang membuatnya menjadi dominan di pasar perangkat elektronik genggam termasuk android.
Jika anda ingin membaca lebih lengkap tentang ARM anda dapat baca pada wikipedia, dan beberapa list perangkat yang menggunakan ARM dapat anda baca pada XDA.
Kesimpulan Mengenai Proseseor Smartphone
Nah sekian dulu cerita panjang ane mengenai pengenalan Prosesor Smartphone, semoga bisa dipahami, intinya kalau produk merek sama liat aja angka serinya, semakin tinggi maka semakin bertenaga.
Tetapi kalau beda merek bukan berarti yang mempunyai angka lebih tinggi berbanding lurus pula skor kekuatannya, tentunya Merek Mediatek akan beda cerita kalau dibadingin dengan Qualcom atau Nvidia Tegra.







